Berita

Menkominfo Bicara Satelit dan Bahaya Hoax pada Kasepuhan Banten Kidul

Lebak, Bantenologi – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara menyampaikan, secara bertahap pemerintah akan memiliki satelit sendiri sehingga semua sekolah (SD, SMP, SMA), kantor desa, dan fasilitas kesehatan (rumah sakit) di Indonesia, termasuk di Kabupaten Lebak akan terhubung dengan internet berkecepatan tinggi.

“Kapan itu terwujud?, secara bertahap satelit ada pada 2022, tetapi kami akan sewa satelit orang dulu yang mirip karakteristiknya,” ungkapnya, saat memberikan sambutan dalam acara Riungan Gede Kesatuan Adat Banten Kasepuhan Kidul (Sabaki) ke-11 di Kasepuhan Citorek, Desa Citorek Tengah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak-Banten, Minggu (03/03/2019).Baca Juga: Riungan Gede Kesatuan Adat Banten Kasepuhan Kidul (Sabaki) ke-11.

Di hadapan ribuan masyarakat kasepuhan, Rudiantara menyatkan, saat ini pemerintah sedang melakukan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) agar manfaat dari sumber internet dapat dirasakan dengan baik.

“Jangan sampai punya ponsel tetapi akhirnya menerima informasi hoax, fitnah, ghibah, dan namimah (adu domba). Daripada menerima informasi yang tidak benar lebih baik jangan diteruskan,” papar Rudiantara.

Tiga tahun lalu, sambungnya, jika melakukan panggilan via telfon maka yang bayar yang menelfon. Sekarang bagi yang memakai kuota, bila melakukan panggilan atau mengirim dokumen maka yang bayar pengirim dan penerima.

“Jadi, sayangilah pulsa kita karena akan berkurang saat menerima foto, dll. Jangan juga meneruskan berita fitnah. Fitnah saja berdosa, apalagi disebarkan,” tandasnya.Baca Juga: Sampai Februari 2019, KLHK Tetapkan 7 Hutan AdatOleh karena itu, mulai tahun lalu, pengembangan SDM terutama soal literasi di masyarakat terus digalakan.

“Jangan sampai anak-anak kita menggunakan teknologi seperti ponsel, tanpa mengetahui cara penggunaan yang benar, yang terjadi alat itu tidak bermanfaat dan menjadi bencana bagi kita,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara ini, Bupati Lebak, Iti Oktavia Jayabaya, Wakil Bupati Lebak, Ade Sumardi, Ketua DPRD Kabupaten Lebak, Junaedi Ibnu Jarta, tokoh masyarakat dan tokoh adat dari Kabupaten Bogor, Sukabumi, Pandeglang, dan Lebak. (red)

Leave a Reply